Sabtu, 09 Januari 2010

SEDEKAH

Seorang temanku berkata,¨ Harusnya kita berdua lebih rajin bersedekah.¨ ¨Oh,ya..?!¨, kataku. Temanku menguraikan, ¨ Tahukah kamu kalau sedekah itu merupakan obat yang seharusnya kita ingat tiap kali kita mendapat rezki?..sama seperti buang air..
Setelah seharian kita makan atau minum, esok paginya kita tentu berharap buang air besar. Sebab kita tahu bahwa buang air besar itu penting dan merupakan obat bagi pencernaan kita. Coba bayangkan bila kita begitu kikir tidak mau mengeluarkannya.. tentu dia akan menyusahkan bahkan membuat kita sakit.
Harusnya begitu pula sedekah..kita harus mengeluarkan sebahagian dari kita kalau tidak ingin kita mendapat penyakit bakhil alias kikir yang menghancurkan & menggerogoti jiwa kita dan semangat kekeluargaan kita terhadap sesama.
Perumpamaan temanku mungkin amat jorok, namun terlepas dari itu, Aku setuju bahwa sedekah itu begitu penting dan vital.. Bagaimana menurut anda?

EARTH, FIRE, WATER AND WIND



Seorang teman berkata kepadaku, “ Karakter orang menghadapi hidup ini berbeda – beda tergantung dari karakter alam apa yang dianutnya.
Ada orang yang berkarakter seperti BUMI. Ia kuat , idealis dan pekerja keras.. namun sayangnya ia terlalu kaku sehingga sulit baginya menerima perubahan.
Ada orang yang berkarakter seperti API. Ia bersemangat, menggelora dan penuh inovatif.. namun kelemahannya ia terkadang mencarakan segala halal untuk mencapai tujuannya.
Ada orang yang berkarakter seperti AIR. Ia ikut kemanapun hidup ini mengalir, ia tenang, tidak neko – neko dan mudah bergaul. Namun sayangnya ia tidak punya pendirian dan bahkan impian.
Terakhir, orang yang berkarakter seperti ANGIN, sifatnya sulit ditebak, kadang begitu ngejos, disaat berikutnya ia sama sekali tidak bersemangat. Ia sangat mudah terpengaruh oleh lingkungannya. Ia gemar menuntut namun disisi lain ia sulit untuk dituntut melakukan sesuatu. Tipe seseorang yang kurang bagus menjadi pekerja, berorganisasi apalagi pemegang jabatan. Orang ini cocoknya jadi pendemo anarkis aja kali yaa?”
Tergantung bagaimana sifat dan karakter anda semuanya ada ditangan anda. Baik buruknya beserta takdir akhirnya, andalah penentunya. Bagaimana menurut anda?

HWARANG YUSIN


gambar dari http://img43.imageshack.us/i/200908181049131.jpg/

Ada sebuah drama Korea di TV dengan judul The Great Queen SeonDeok. Dikisahkan sang ratu memiliki panglima dari seorang hwarang (pendekar) yang bernama Kim Yusin. Hwarang Yusin ini pernah suatu hari dinasehati oleh ayahnya bahwa, kayu tidak mungkin menghancurkan batu.
Namun kenyataannya berbeda, pedang kayu Yusin mampu menghancurkan batu karang besar yang merupakan tempat latihannya setelah sejuta pukulan.
Ada dua hikmah yanng bisa kita tarik dari cerita tersebut, yang Pertama ialah, sesuatu yang lemah pun bila ia secara konstan berfokus pada suatu tempat, ia pasti akan berhasil menghancurkan tembok penghalang yang bagaimanapun kuatnya. Contohnya tetesan air yang mampu melubangi batu. Air itu lemah apalagi Cuma tetesan, namun bila ia konsisten menetes disuatu tempat, sebuah batu dipastikan akan berlubang. Volume yang sama banyaknya, misalkan sama – sama satu galon, kalau yang satu langsung mengguyur sedang yang satunya Cuma menetes, tentu akan beda hasilnya. Yang mengguyur dengan kekutan besar tidak akan mampu menghancurkan batu, sedang yang menetes walau tenaganya sangat lemah mampu melubangi..perbedaanya karena yang menetes itu konsiten., demikian juga dengan pedang kayu Yusin, karena konsisten akhirnya bisa juga menghancurkan batu.
Yang kedua ialah kayu itu bisa menghancurkan batu setelah sejuta pukulan. Apakah pukulan kesatu juta lebih baik dari 999.999 pukulan sebelumnya karena pukulan yang kesatu juta bisa menghancurkan batu? Jawabanya tentu saja Tidak! Pukulan Yang kesatu Juta berhasil menghancurkan batu karena adanya 999.999 pukulan sebelumnya. Bagaimana menurut anda?

MANUSIA

Ketika Sang Pencipta selesai menciptakan manusia, ia lalu mengumpulkan para dewa dan kemudian berkata. “ Inilah makhluk ciptaanku yang tersempurna akan kuberikan dia potensi yang membuat dia dengan mudah mampu mewujudkan semua keinginannya. Bagaimana menurut kalian?”
Para dewa kemudian bermusyawarah, dan berkatalah Dewa tertua, “ Maaf yang Maha Mulia Sang Pencipta, bila manusia dengan mudah terwujud semua keinginannya, apa nanti hidup manusia itu tidak akan bosan?”. Sang Pencipta, berpikir sejenak, kemudian memutuskan, “ Benar yang kalian katakan, kalau begitu, potensi ini harus disembunyikan agar tidak terlalu mudah ditemukan manusia, namun persembunyiannya harus pula tidak terlalu sulit mencarinya, sehingga siappun manusia yang mau sedikit berusaha, ia pasti akan menemukannya.”
“Bagaimana kalau dipendam di dalam bumi Yang Mulia?,” kata dewa bumi. “ Dipendam di di dalam bumi akan terlalu sulit ditemukan manusia, bumi begitu luas dan hanya beberapa gelintir yang akan mampu menemukannya. Tidak! sebaiknya tidak di dalam bumi.”.
“ Bagaimana kalau disimpan di antara awan Yang Mulia?” kata dewa Langit. “Ditaruh diantara awan – awan memang menjanjikan, tetapi tatkala hujan turun, potensi – potensi itu akan ikut bersama hujan dan akan dengan sangat mudah ditemukan oleh manusia. Tidak! sebaiknya tidak di ditaruh diantara awan – awan.”.
Kemudian berfirmanlah Sang Pencipta, “ Potensi itu akan kutaruh pada pikiran dan hati manusia, sehingga mereka tidak terlalu sulit mencarinya namun tidak pula terlalu mudah ditemukan, hanya orang – orang yang mau bekerja keraslah dengan hati dan pikiran mereka yang akan sukses dan mendapatkan potensi yang membuat manusia dengan mudah mampu mewujudkan semua keinginannya.
Semua Dewa bersujud kepada sang Pencipta atas keputusan-Nya. Jadi sebeanrnya, ptensi itu sebenarnya ada pada diri kita. Tidak perlu kita mendaki gunung yang tinggi dan menyebrangi dalamnya lautan untuk menemukannya. Kita bisa menemukannya di dalam diri kita sendiri asal kita mau bekerja keras. Bagaimana menurut anda?

ORANG BIASA, PEJUANG DAN PECUNDANG

Ada bedanya antara orang biasa dengan pejuang.. Orang biasa Cuma makan, minum tidur, bekerja dan kemudian akhirnya Mati.. tidak ada yang istimewa dari dirinya. Tidak ada cerita indah tentang sumbangsih dirinya bagi manusia disekitarnya.
Pejuang adalah seseorang yang memiliki mimpi dan berani bekerja keras untuk meraih impiannya meski pengorbanan yang dikeluarkannya begitu besar.. bahkan terkadang nyawanya sendiri. Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan
Bukan pejuang namanya kalau tidak mau berkorban, apalagi kalau tidak mau rugi dan malah mengorbankan orang lain. Orang seperti ini masuk dalam golongan pengecut dan pecundang, kedudukan mereka bahkan lebih hina daripada orang biasa. Mereka hanya jadi sampah masyarakat dan kalau mereka duduk di pemerintahan, maka tunggulah kehancuran negara tersebut.
Makin besar impian kita, makin besar pula kerja keras yang dibutuhkan dan akan makin besar pula pengorbanan yang harus dikeluarkan.. Pejuang yang besar tidak akan pernah menyerah walau harus berkorban darah, ia bukan pula mencari keagungan nama. Hidupnya sangat berarti sebanding dengan pengorbanan yang dikeluarkannya.
Tergantung yang mana kita pilih dalam hidup ini.. menjadi pejuang atau menjadi orang biasa – biasa saja atau bahkan lebih parah menjadi pecundang. Bagaimana menurut anda?

KEHENDAK TUHAN

“ Jika Tuhan punya kehendak, maka terkadang dia mewujudkan kehendaknya itu melalui khalifah atau wakilnya di Bumi ini “, demikian suatu hari atasanku berkata kepadaku. “ Kita ini kan wakil (khalifah) Tuhan di Bumi ini, karena itu bila kita punya inspirasi atau sesuatu maksud, bila itu memang diperkenankan Tuhan, maka pasti akan dimudahkan Tuhan dalam mewujudkannya dan seberat apapun tantangan yang menghadangnya tentu akan terlempar.. kartena itu janganlah ragu dan janganlah kuatir, yang penting anda mau bekerja keras untuk sesuatu yang anda impikan itu.”. Terus terang kata – katanya sangat menginspirasiku.. Semua yang ada di dunia ini memang sudah diatur oleh Tuhan, namun Tuhan pun mempersilahkan kita berkarya dan menghiasinya, karena itu memang bagian dari kehendak-Nya.. Jadi bila anda memiliki harapan, impian atau cita – cita, teruslah bermimpi dan barengi dengan kerja keras.. InsyaAllah akan sukses. Bagaimana menurut anda?

DUA TANGAN

gambar dari www.ryanis.wordpress.com/.../

Seorang teman bertanya kepadaku,” Mengapa kita diberi dua tangan? “. Aku menjawab,” Agar kita bisa memegang sesuatu dengan lebih kuat.”. Teman itu berkata,” Jawaban yang bagus, tetapi bukan cuman itu.. Tuhan memberi kita dua tangan agar kita mampu menggenggam banyak hal, kita bisa menggenggam dunia juga bisa menggenggam akhirat, coba seandainya kita cuman punya satu tangan, tentu kita Cuma bisa memilih, ya kan? “.
Mungkin perkataannya benar juga, tapi meski kita bisa menggenggam keduanya sekaligus, tentu saja tangan kita pun ada yang dominan dibanding tangan yang lainnya..contohnya tangan kanan pada kebanyakan orang lebih dominan dibanding yang kiri..jadinya yaa tidak selalu seimbang antara dunia dan akhirat, tergantung yang mana kita lebih dominankan, meski kita emang bisa menggenggam keduanya. Bagaimana menurut anda?